Rabu, 08 Agustus 2012
Selasa, 07 Agustus 2012
BEGINILAH....
Cinta bukanlah sekedar perasaan
Tapi juga ucapan dan tindakan
Anda takkan pernah tau bahwa seseorang begitu mencinta bila dia tak bicara
Dan Anda juga tak mungkin percaya bahwa cinta yang dia ucapkan adalah satu
kesungguhan tanpa dia berusaha membuktikan dengan tindakan
*********
JANGAN
" Jangan pernah iri dengan apa yang telah diraih orang lain....karena kita tidak pernah tahu apa yang sudah mereka korbankan untuk mendapatkannya..."
Kita tidak pernah tau apa yang sudah dikorbankan seseorang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Ada temen saya yang sukses kuliah di Jepang dan sepulangnya dari sana langsung promosi dan sekarang sudah jadi eselon 3...sementara saya....masih di sini...masih seperti yang dulu...
Tapi...coba kita lihat apa yang sudah dia korbankan....
Temen saya ini berangkat ke Jepang pada saat anak pertamanya masih berumur beberapa bulan, meninggalkan suami yang masih belia dan hidup beberapa tahun di negara orang sendirian.
Ada teman seangkatan saya yang sudah punya segalanya secara materi dan menduduki jabatan bergengsi, dan apa yang sudah dikorbannya untuk itu...?
Dia berumah tangga pada saat anak ketiga saya sudah menjelang masuk SD.
Sementara yang lainnya punya penghasilan berlipat2 kali penghasilan saya...dan harga yang harus dibayar adalah bekerja di bawah tekanan dan pulang larut malam, menghabiskan banyak waktu di jalan dan di kantor dibandingkan bersama keluarganya.
Dan ada orang yang menggadaikan harga diri dan martabatnya untuk dapat satu proyek besar bagi perusahaannya, dan tidak sedikit yang harus mengorbankan martabatnya sebagai manusia terhormat dengan membuka aurat di depan umum untuk mendapatkan popularitas dan uang..
Dan saya...walaupun sungguh tak pernah terbersit sedikitpun penyesalan...bahwa telah melewatkan sedikit saja masa muda saya sendirian untuk mendapatkan suatu keluarga yang sungguh beginilah yang saya impikan.
Jadi....sungguh...demi nama Tuhan Yang Maha Mulia...tidak pantas bagi kita untuk memberikan walaupun sedikit saja ruang di hati untuk iri dengan orang lain...
Karena...... jikalau saja kita menjadi mereka...bisa jadi takkan sanggup hati ini tuk menjalaninya.
# ga ingat dimana mendengar, atau baca kalimat indah di atas....,
*********
Senin, 06 Agustus 2012
GA FAIR
Karena sedikit ga fokus, akhirnya target yang udah saya pasang agak meleset dikit pencapaiannya. Tapi bagaimanapun, saya mesti berucap syukur Alhamdulillah…. Akhirnya selesai juga.
Lebih lama setengah hari dari rencana yang saya buat. Saya menyelesaikannya setelah menunaikan sholat Dhuhur kemaren Minggu tanggal 05 Agustus 2012. Seharusnya sih beresnya paling telat Sabtu selepas taraweh. Tapi…apa daya…saya manusia…hiks…hiks…yang sering tergoda dengan …..ngantuk ini nih yang ga nahan banget.
Tapi bagaimanapun….saya dah berusaha tho….?? Dan pada akhirnya saya bisa menamatkan bacaan Al-Qur’an alias khatam pada hari ke-16 Ramdahan. Targetnya sih sehari 2 Juz, tapi molor dikit. Sebenernya kalo dibandingin tahun kemaren kayanya kemajuannya cuma 2-3 hari, tapi walau gimanapun boleh dooong, saya mengapresiasi usaha saya sendiri walaupun kemajuan yang dicapai sangat sedikit. Hehehe…pengen makan2 yang enak ach…J
Dan yang ga boleh ga, saya mesti menamatkan juga membaca terjemahannya…ga usah muluk2 dulu deh …ga usah pake tafsir, terjemahannya aja dulu. Tahun kemaren baru bisa sampe juz 10, karena begitu dah mudik…bubar dah itu rencana.
Seumur2 saya lum pernah tamat ngebaca terjemahan Al-Qur’an. Keterlaluan banget deh…masa Al-Qur’an yang tebelnya cuma beberapa ratus halaman, seumur2 ga pernah tamat dibaca…? Twilight Saga aja yang 4 buku tebel2 gitu aja tamat dibaca dalam beberapa hari. Ampuuuuun deh gw… Untung Bang Roma kaga tau….kalo beliau tau…pasti dah dibilang “TER LA LU…!”
Kadang …, sering malahan….saya suka ga adil sama hidup sendiri.
Hidup cuma beberapa puluh tahun doang, saya jungkir balik ngejer2…
Saya suka buru2 sholatnya kalo ada kerjaan mendesak, suka berdo’a asal2an selepas sholat kalo temen dah nungguin mu makan siang bareng. Dan kadang berani menunda sholat begitu ada panggilan mendadak dari kepala kantor…
Ga sopan banget dech….
Padahal…..setelah hidup saya berakhir di sini….di dunia ini…. Saya bakalan hidup selama2nya, dan hidup saya selama2nya itu nanti ditentuin oleh hidup saya sekarang yang cuma beberapa puluh tahun aja.
Apa sih susahnya sholat dengan tenang dan khidmat tanpa peduli orang atau kerjaan nungguin. Apa sih beratnya baca Al-Qur’an minimal 2 lembar setiap habis sholat…yang kalo dikerjakan rutin bisa khatam dalam satu bulan saja. Kalo dibandingin waktu saya buka2 internet...kalah jauh deh tuh ngaji, belon lagi kalo ditambah baca koran, tabloid, majalah, dan nonton TV apalagi serial Korea....huaaaaa....
Walaupun bekerja, belajar, sekolah, memasak, nyetrika, menjahit, ngobrol kalo baik dan diniatin karena Allah semata juga dianggap ibadah…tetep aja dalam beragama ada amalan tertentu yang ga bisa diganti dengan yang lain2 bukan….?
Yach….beginilah hidup saya…yang kadang merasa waktu takkan ada habisnya…serasa umur ga ada batasnya….
Lantas….pertanyaan berikutnya….
“Mau berubah ga…?”
Mau dooooong…
“Kapan……???????”
???????????????
#mestinya sih sekarang juga…..hiks…hiks…” tolong sayaaa…!!!!”
******************
JUDULNYA APA YA...? (LUPA)
Kini baru aku sadari
Cinta bisa hadir tanpa disadari
Dengan perlahan tapi pasti
Merasuk di jiwa ini
Perasaan ini …..
Takkan pernah aku mengerti
Sejenak khilafku lupakan dia yag miliki diriku
Reff
Seandainya cinta ini tak pernah terjadi
Takkan ada air mata dan hati perih terluka
Saat cinta mengetuk hati
Aku pun tak kuasa untuk menghindari
Meski aku telah berdua
Aku jatuh cinta lagi
Sejenak khilafku lupakan dia yang miliki diriku
Seandainya cinta ini tak pernah terjadi
Takkan ada air mata dan hati perih terluka
Luka….
O ooooo….
Seandainya cinta
Tak pernah terjadi
Tiada air mata
Dan hati perih…perih terluka
Seandainya cinta
Tak pernah terjadi….
Takkan ada air mata
Dan hati terluka
Seandainya cinta
Tak pernah terjadi….
Jumat, 03 Agustus 2012
BIARLAH...
Terpisah jarak
Bicara dalam diam
Hanya hati yang berkata
Dan aku hanya bisa menduga
Kemanakah…..?
Dimanakah …..?
Tak mengapa…..
Biarkan saja begini adanya
Kelak takkan ada penyesalan
Dan mungkin pada saatnya tiba, kamu akan berkata
“seandainya saja…”
BUKAN SAYA
Apa sebenarnya yang dilihat oleh seseorang dari seseorang yang lain?
Apa yang diinginkannya? Apa yang dibutuhkannya?
Mengapa sungguh sangat terobsesi…?
Saya tak pernah tahu siapa anda Tuan
Saya tak pernah mengenal Anda
Saya tak tahu nama dan dimana anda bertempat tinggal
Sekalipun mungkin anda tahu saya walaupun entah dengan cara apa dan bagaimana
Apa yang anda lihat dari saya?
Apa yang anda inginkan…?
Mengapa sungguh sangat terobsesi mencoba untuk tahu saya?
Tak lelahkah hati anda menjalaninya
Tak adakah orang yang bisa membuat Anda berhenti mencari saya?
Cobalah bijaksana dengan cara Anda
Cobalah membuka mata Anda
Banyak orang lain yang mungkin bersedia untuk Anda cari tahu tentang dia
Tapi itu bukan saya
Berhentilah menyiksa diri sendiri
Cobalah melihat sekitar Anda yang saya yakin ada seseorang yang menanti Anda
Sekali lagi Tuan…
Orang itu bukanlah saya…!
Langganan:
Postingan (Atom)
